Penerapan Moderasi Beragama Melalui Kearifan Lokal "Nutuk Beham" Oleh Masyarakat Kutai Adat Lawas Desa Kedang Ipil Kabupaten Kutai Kertanegara
DOI:
https://doi.org/10.47655/seulanga.v2i2.55Kata Kunci:
Tradisi Nutuk beham, Kearifan Lokal, Moderasi BeragamaAbstrak
"Nutuk Beham" adalah tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun, sebagai kearifan lokal masyarakat Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil Kabupaten Kutai Kartanegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rangkaian tradisi Nutuk Beham, penerapan moderasi beragama melalui nilai kearifan lokal yang terkandung didalamnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2022, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian, (1) Rangkaian tradisi Nutuk Beham terdiri dari proses panen padi, perendaman, penyangraian, penumbukan, pengolahan, dan ritual adat, (2) Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Nutuk Beham adalah kebersamaan, kekeluargaan, persatuan, dan toleransi, mencintai dan menghormati tradisi, taat pada aturan adat, serta menghormati roh leluhur, rasa syukur kepada tuhan, tanggung jawab, dan kreatif, ramah, tidak sombong, dan peduli. Nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Nutuk Beham mengakomodir salah satu kata kunci moderasi beragama yaitu penghormatan terhadap tradisi. Adat budaya hasil cipta karsa manusia adalah hal yang diakomodir dalam ajaran Islam, meskipun demikian tidak boleh bertentangan dengan esensi ajaran Islam itu sendiri. Tradisi lokal yang mengajarkan nilai-nilai kearifan diyakini sangat baik untuk mempertahankan eksistensi, keharmonisan dan keberlangsung hidup masyarakat. Meskipun demikian, bagi setiap masyarakat terutama muslim, penerimaan dan penghormatan terhadap tradisi tentu tidak boleh menyalahi syariat agama. Kebudayaan dalam Islam ialah sesuai dengan nilai-nilai Islam dan tidak bertentangan dengan Alquran dan Sunah. Nilai yang diterapkan dari suatu tradisi diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan tidak mengandung unsur kemusyrikan, menghasilkan kebajikan dan menambahkan ingatan kepada Allah, dan membuat pencerahan peradaban dan tidak menyebabkan perpecahan.
Unduhan
Referensi
Adullah, Irwan, dkk. Ed. (2008). Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
_______. (2010). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Albi Anggito, J. S. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Jejak.
Creswell, J. W. (2010). Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.
Hindaryatiningsih, N. H. (2018). Model Proses Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Tradisi Masyarakat Buton. Jurnal Sosiohumaniora, 18 (2). 108–115. DOI. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9228
http://repository.ikj.ac.id/2117/1/LISAN%20XII%20Seminar%20Internasional%20-%20KOMPLIT%202.pdf
https://www.kaltimprov.go.id/berita/air-terjun-kedang-ipil
Istiawati, F. N. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Adat Ammatoa Dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. Jurnal Cendikia, 10(1), 1–18.
Kistanto. (2017). Tentang Konsep Kebudayaan. Jurnal Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan. 10 (2). DOI: https://doi.org/10.14710/sabda.10.2.%25p
Liliweri, A. (2018). Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Nusa Media
Nisa, Muria Khusun, dkk. Moderasi Beragama: Landasan Moderasi dalam Tradisi Berbagai Agama dan Implementasi di Era Disrupsi Digital. Jurnal Riset Agama 9 (3). 731-748. DOI: 10.15575/jra.v1i3.15100.
Pudentia, dkk. (2023). Lisan 12, Seminar NInternasional dan festival Tradisi Lisan Nusantara. Jakarta: Amara Books.
Soekanto. (1993). Kamus Sosiologi. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Afabeta.
Ulum Janah, M. A. (2020). The Value Of Unity In Nutuk Beham Ceremony In Kutai Adat Lawas Community At Kedang Ipil Village. Online National Seminar on English Linguistics And Literature
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 seulanga

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

